Berita Ganjar

HARAPAN GANJAR PRANOWO, TERKAIT PENGENDALIAN INFLASI

SAHABAT GANJAR –  Setelah menerima kunjungan Sekretariat Kerja Kunci Bersama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap kabupaten/ kota di wilayah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat, bisa bekerja sama dalam mengendalikan inflasi.

“Kita masih ada PR dari Presiden untuk mengendalikan inflasi. Area ini menjadi penting untuk mereka saling support, agar mereka yang berdagang di wilayah itu, berbagai komoditas yang bisa mendorong inflasi, bisa dikendalikan bersama,” kata Ganjar.

Ada sembilan kabupaten/ kota di wilayah ktu yang tergabung dalam Setker Kunci Bersama. Kesembilan daerah itu terdiri atas dua kabupaten di sisi paling Barat Jawa Tengah, yaitu Brebes dan Cilacap, serta tujuh kabupaten/ kota di sisi paling Timur Jawa Barat.

Daerah-daerah tersebut diharapkan dapat menyampaikan potensi masing-masing, agar kemudian dapat direspons oleh masing-masing kabupaten/kota.

“Tadi akan mengajak Tegal Kota dan Kabupaten untuk bisa terlibat. Mudah-mudahan banyak manfaat yang bisa diciptakan khususnya yang terkait dengan urusan kemasyarakatan di wilayah perbatasan,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, beberapa wilayah di daerah perbatasan itu memiliki banyak kemiripan secara etnis. Wilayah Jateng sisi Barat masih ada yang secara etnis dekat dengan Sunda, dan sisi bagian Timur Jabar juga masih ada etnis Jawa.

“Mereka mencoba untuk mengurus wilayah yang ada di perbatasan ini, karena banyak secara etnis mirip sebenarnya. Sundanya, yang agak ke Timur ada Jawanya, dan mereka saling hidup bersama. Maka kerja sama di area itu mendorong penyelesaian banyak hal. Infrastruktur, perhubungan, lingkungan, pendidikan, kesehatan, desa menurut saya sangat bagus,” ungkap Ganjar.

salah satu contoh kerja sama daerah di wilayah perbatasan itu juga ditunjukkan saat penanganan Covid-19. Masing-masing daerah memiliki kesadaran untuk menyelesaikan masalah kemasyarakatan, tanpa banyak mempertimbangkan kedaerahannya.

“Ketika kemarin pada pandemi, mereka bisa mengurus masyarakat yang ada di wilayah itu dengan baik, tanpa harus banyak mempertimbangkan soal perbatasannya. Maka yang di Kuningan ke Brebes oke, di Brebes ke Kuningan oke, atau Jawa Barat ke daerah Banjarnegara oke, atau sebaliknya, tidak masalah karena ini urusannya kemanusiaan,” jelasnya.

Admin

Follow on social media // Twitter : @sahabatganjar // Instagram : @sahabatganjar2024

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button