Berita Ganjar

CARA GANJAR TEKAN ANGKA STUNTING DI JATENG

SAHABAT GANJAR – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Forum Kader Posyandu Indonesia melakukan kunjungan ke anak terindikasi stunting dan ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK) di Posyandu Kramat Sari, Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes.

Ganjar menemukan satu anak terindikasi stunting berusia 10 bulan yang gizinya kurang baik. Ia langsung melakukan intervensi dengan memberikan bantuan asupan bergizi untuk anak dan ibu hamil.

“Kita temukan gizinya kurang baik, langsung kita intervensi. Ibu diintervensi agar gizinya ASI-nya semua keluar, anaknya dikasih juga. Agar dalam usia dini stuntingnya kita tangani dengan baik,” kata Ganjar.

Sesuai Peraturan Presiden RI Nomor 72 Tahun 2021, target angka prevalensi atau lazim stunting nasional yakni sebesar 14 persen pada 2024. Ganjar menegaskan pihaknya akan terus berupaya meraih capaian itu secepat mungkin.

“Sekarang kita mesti berburu karena target penurunan stunting kan cukup tinggi dan Brebes ini salah satu daerah yang jadi perhatian kita. Kita gerakkan partisipasi masyarakat, ada kawan-kawan yang mendampingi posyandu,” ujar Ganjar.

Selain dengan mengintervensi ibu hamil dan anak, Ganjar juga terus menggalakkan program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5 Ng) untuk mengurangi kasus stunting.

Pelaksanaan program 5 Ng ini dilakukan tim medis seperti dokter, bidan hingga nakes di tiap daerah untuk mengawasi dan mendampingi ibu hamil. Ganjar berharap, ibu yang berisiko tinggi melahirkan anak stunting bisa dicegah sedini mungkin.

“Termasuk yang berisiko tinggi sampai kelahirannya kapan, tolong dijaga. Dari dokter dari puskesmas, nakes dari puskesmas, bidan-bidan kita harapkan mantengin itu semua,” ungkap Ganjar.

Admin

Follow on social media // Twitter : @sahabatganjar // Instagram : @sahabatganjar2024

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button