BeritaEkonomiUmum

RESPON UMKM KRIYA KAYU MAGELANG, SETELAH DIKUNJUNGI GANJAR DAN MENDAPATKAN PENDAMPINGAN PEMROV

Usaha Mikro kecil dan menegah (UMKM) mempunyai peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Situasi Pandemi Covid-19 tidak sekedar bencana bagi kesehatan, tidak hanya disitu kekacauan muncul di sektor ekonomi, bukan indsutri yang besar saja yang terkena dampaknya melainkan termasuk pelaku UMKM Indonesia. Seperti pelaku usaha Kriya Rayu Rik Rok di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur, UMKM ini adalah pengolahan kerajinan kayu dari limbah kayu yang mendapatkan manfaat dari pendampingan Pemprov Jateng. Bahkan, UMKM yang berdiri dari tahun 1997, pernah dikunjungi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, sehingga penjualan membaik.

Setelah usahanya mendapatkan pendampingan dari Pemprov Jateng, Mulai dari pelatihan hingga promosi. Kemudian pemerintah juga memfasilitasi promosi di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dan New Yogyakarna Internasional Airport (NYIA). “Terima Kasih Pemprov Jawa Tengah atas fasilitasinya dan sinerginya terhadap UMKM, dan menjadikan UMKM bisa naik kelas” ucap Ipung Purwanto pemilik Kriya Rayu Rik Rok.

Dampak setelah dikunjungi Pak Ganjar,”sangat menguntungkan bagi UMKM kami, karena telah menjadi endorse dari produk-produk kami. Kemudian dengan itu, kunjungan tersebut adalah promosi tidak berbayar setelah dikunjungin pak gubernur, karena yang telah mempromosikan tempat kami adalah orang nomor satu di Jawa Tengah” ungkapnya.

Pada saat kunjungan “Pak Ganjar borong-borong produk UMKM, ketika tidak ada tamu karena pandei, tidak ada produksi. Akhirnya produk yang kami jual di beli da nada yang diberikan di kantor gubernur untuk souvenir” jelasnya. Ipung juga menjelaskan bahwa usahanya ini merupakan usaha yang ramah lingukan, Rik Rok merupakan suara jangkrik dan kodok. Kedua binatang itu hidup di sawah, di lembah dan tidak terkena polusi.

Admin

Follow on social media // Twitter : @sahabatganjar // Instagram : @sahabatganjar2024

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button